UMKM Jogja dan Pertumbuhannya

Tanggal Upload : 29 Oct 2019

Penulis : Meivita

Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau yang biasa kita kenal dengan sebutan UMKM merupakan unit bisnis yang tidak asing lagi di mata masayarakat. Lini usaha ini menyerap 97%  tenaga kerja di Indonesia dengan menyumbang 60% pendapatan domestik bruto nasional. Usaha ini sebagian besar dilakukan oleh ibu rumah tangga, meskipun sekarang juga mulai banyak generasi milenial yang merambah dunia UMKM ini.

Bibit Menumbuhkan Kewirausahaan

Jogja yang merupakan tempat tumbuh industri kreatif, memiliki potensi besar untuk mengembangkan minat kewirausahaan melalui terbentuknya UMKM baru. Lihat saja, betapa banyaknya produk-produk kreatif yang tak henti-hentinya bermunculan mulai dari makanan kekinian, minuman, olahan kopi, fashion hingga craft. Peminatnya pun selalu dimanjakan dengan inovasi produknya yang beragam.

Namun sayangnya,  pertumbuhan ini tidak diiringi dengan percepatan penyerapan teknologi terutama dalam dunia digital marketing. Para pelaku UMKM ini masih banyak yang menggunakan cara konvesional untuk memasarkan produknya. Padahal dunia bisnis sekarang telah berubah seiring makin meleknya pengguna teknologi maupun internet.

Perubahan Paradigma Customer

Jika dahulu keputusan untuk membeli produk hanya dengan membuat customer melihat materi promosi atau iklan, maka sekarang hal itu saja tidak cukup. Customer saat ini sebelum memutuskan membeli produk, akan melakukan banyak pertimbangan seperti mencari review produk tersebut melalui sosial media. Namun faktanya, banyak diantara pelaku UMKM yang masih belum bisa memanfaatkan sosial media secara masif. Lalu dari manakah mereka mendapatkan skill dan pengetahuan mengenai hal tersebut? Kuncinya terdapat pada kolaborasi dengan pihak lain.

Inilah yang coba difasilitasi oleh kami. G45 Space sebagai coworking space berbasis kolaborasi,   pada tanggal 15-16 oktober 2019 mengadakan UMKM Expo. Kegiatan ini berisikan serangkaian acara; pameran – live music – workshop – seminar. Sebanyak  22 UMKM terpilih di daerah Jogja mengikuti pameran mulai dari makanan, kopi, ice cream, fashion batik, craft hingga kecantikan. Selain pameran, UMKM Expo ini juga diisi workshop oleh Griya Cokelat Nglanggeran, seminar tentang ketahanan pangan oleh Kebun Sehati dan Indmira, instagram marketing serta pendanaan untuk UMKM oleh G45 Ventures. Penampilan musik sore dari Grisadha pun turut meramaikan suasana. Kegiatan ini merupakan salah satu cara kami untuk menyediakan wadah bagi UMKM untuk mempromosikan produknya, memberikan skill baru bagi para pelaku melalui workshop dan seminar.

Semua Pihak Harus Berkolaborasi

UMKM yang merupakan roda utama penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Kemajuan dari UMKM membutuhkan campur tangan pihak lain, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga pihak swasta yang bergerak dibidang bisnis. Ini adalah merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan ilmu bisnis terkini agar UMKM pun dapat bersaing dalam dunia bisnis masa kini.

Share This Article :